Showing posts with label dytaputri review. Show all posts
Showing posts with label dytaputri review. Show all posts

Monday, February 28, 2022

One Night Stay at Intercontinental Jakarta Pondok Indah

Assalamualaikum,

Alhamdulillah weekend kemarin dapet kesempatan untuk bisa nginep di salah satu hotel bintang lima terhits se-Ibukota Jakarta wkwk. Kenapa aku bilang hits? Ya since hotel ini jadi tempat nikahannya Aurel dan Atta serta Leslar yang heboh se-Indonesia Raya. Selain itu, sejak awal kemunculan hotel ini, aku udah kagum banget sama kemewahannya.

Dan kekaguman inipun berlanjut sampai aku berkesempatan stay disana eventho cuma satu malem aja. Ya pantes aja artis-artis pada pilih bikin acara di hotel ini ya, soalnya emang beneran mewah banget. Lokasi hotel ini strategis banget karena ada di area Pondok Indah Mall, tepatnya dempet sama Pondok Indah Mall 2. Dari main lobby hotel pun bisa jalan kaki super deket dan tiba-tiba langsung ada di Pizza Marzanonya PIM 2 haha. 




Secara interior, lobby hotel ini kesannya emang mewah dan glamour banget. Vibes mewahnya juga cukup mengintimidasi ya haha. Stafnya pun semuanya rapi banget dan kaya ga ada cela cara berpakaiannya. Di lobby banyak lukisan besar, ada kaya patung yang sizenya cukup besar juga. Antrian diatur sedemikian rupa supaya kita nyaman.



Aku kemarin stay di kamar Deluxe, di lantai 10. Nginep disana bareng temen kantorku karena emang pengen healing (halah) pasca karantina. Ratenya bisa dicari di travel agent aja ya! Secara room, aku selalu suka room hotel bintang lima kaya Intercontinental ini karena cukup luas banget, kira-kira 46 sqm luasnya. Sebelas dua belas sama Gran Melia kayanya deh ini. Aku dapet twin bed room, cukup besar juga bednya untuk ditempatin sendirian. Ada satu meja kerja dan kursinya yang super nyaman. Ada satu sofa single dan meja kecil dideket jendela. Kamarnya juga dilengkapi dengan bluetooth speaker merangkap alarm, TV 55 inch, kamar mandinya udah ada bath tub, toilet dan shower roomnya pun terpisah. Amenities super lengkap, iron, hair dryer, minibar, coffee maker pun biasa lah ya lengkap.

Ini aku ada foto dari website karena ga sempet foto banyakk dikamar saking terpesonanya jadi bawaannya mau leyeh-leyeh terus haha.





Fasilitas di hotel ini pun oke banget. Mereka punya pool di lantai 8, ada kids pool dan ada semi olympic pool juga untuk dewasa. Di deket kids pool ada kids playground juga dan di area pool ini ada Aqua Lounge buat duduk-duduk liatin gedung dari ketinggian.








Karena kita kesininya pas PPKM naik Level 3 lagi, jadi breakfast pun dianter ke kamar. Dan kayanya ini beyond my expectations bangettt since pernah ada nginep di salah satu hotel, breakfast dianter ke kamar ya cuma bisa pilih satu jenis entah itu American breakfast, English breakfast, Continental breakfast, Asian or Indonesian breakfast. Surprisingly, Intercontinental kemarin menu sarapannya kaya digabungin semua jadi kita dikasi cukup banyak opsi. Menu breakfast ku kemarin ada burger bun dan ham slices, ada nasi goreng teri, beef teriyaki, ayam kecap, capcay, chicken + beef sausage, hash brown, fruit slices, dan croissant juga. Pusing gak sih wkwk. Dan makin pusing pas tau semuanya enak ga ada yang failed. Dan gak tau seneng banget aja, breakfast came with luxurious box gitu jadi kaya wow mereka well prepared dan punya standard banget ya!



Overall aku recommended banget hotel ini untuk disinggahi in any occasion deh. Mau bareng pasangan, mau bawa anak, mau sama rekan bisnis atau sama temen-temen sih masuk-masuk aja. Aksesnya juga gampang banget ke mall kalo mau makan atau beli-beli apa pun. Semoga one day bisa balik stay disini lagi bawa anak-anak deh, mereka pasti akan seneng banget!


Love,

-------------------
Intercontinental Jakarta Pondok Indah
JL. Metro Pondok Indah Kav., Pondok Indah, Jakarta, Indonesia, 12310
Continue Reading

Friday, April 23, 2021

TETAP FIT DI MASA PANDEMI

Sudah bulan April tahun 2021 dan yakkkk siapa yang setahun lalu mikir kalau tanggal segini dan tahun ini, pandeminya sudah akan berakhir? Saya mungkin salah satunya. Jujur ketika April 2020 lalu, ketika Coronavirus Disease ini sedang marak-maraknya dan Pemerintah memberlakukan lockdown total, i was wondering. Ah paling gak lama nih. Ah paling setelah Lebaran selesai nih. Terus ternyata sampai April 2021 ini situasi dan kondisi masih gini-gini aja yah.

Inget banget dulu tuh selama periode Maret sampai Mei 2020, menjalani pola bekerja dari rumah. Selama di rumah sih merasa aman banget ya. Sampai tiba waktunya saya mendapatkan instruksi bekerja langsung dari kantor. Awalnya sempet takut, khawatir, panik duh semuanya campur aduk. Mikirin banget gimana ya, saya dan suami harus tetap bekerja diluar rumah while di rumah kita tuh ada orang-orang yang termasuk kategori rentan terhadap penularan Coronavirus Disease ini. Di rumah ada Ibu saya, dua anak saya dan satu ART yang usianya pun sudah tidak muda lagi. Tapi kekhawatiran ternyata sirna langsung karena kalau dipikir-pikir, kondisi seperti apapun kan kita harusnya selalu bersyukur ya hehe. Bersyukur masih dipekerjakan Perusahaan, bersyukur masih punya penghasilan. Tinggal ikhtiarnya aja gimana mempersiapkan kondisi diri sendiri dan orang dirumah untuk meminimalisir resiko penularan Coronavirus Disease.

Awal-awal masuk kerja lagi setelah menjalani working from home tuh langsung sedia suplemen baik untuk diri sendiri dan keluarga di rumah. Waktu itu, taunya Cuma Vitamin C aja yang punya peran paling kuat untuk menjaga imunitas tubuh. Makin kesini, makin banyak baca, ternyata selain Vitamin C juga tubuh membutuhkan nutrisi lain untuk menjaga imunitas. Jadi ternyata, tetap saja nutrisi yang masuk harus seimbang juga. 

Selain mengatur ulang makanan yang dikonsumsi supaya lebih padat gizi, saya jadi concern banget untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita. Nah untuk meningkatkan imunitas ini, selain makan makanan bergizi baik dan vitamin C, kita harus penuhi kecukupan Vitamin A, D, E dan Zinc juga lho ternyata. Vitamin D ini sepengetahuan saya, merupakan salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak. Terus saya pernah dengar juga bahwa Vitamin D ini ada Vitamin D2 (ergokalsiferol) dan ada vitamin D3 (kolekalsiferol). 

Akhirnya naluri ibu-ibu saya keluar, saya penasaran. Sepenting apa sih emangnya manfaat vitamin D untuk tubuh kita? Karena jujur, saya taunya vitamin D ini cuma buat pertumbuhan tulang dan gigi haha. Ternyata oh ternyata, manfaatnya banyak bangetttt loh! Selain membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang sangat baik untuk tulang dan gigi, ternyata vitamin D juga bisa mencegah semakin memburuknya kondisi gagal ginjal, osteoporosis, kelainan pertumbuhan tulang pada anak-anak dan juga mencegah gangguan pada kelenjar paratiroid. Hikssss rugi banget gak sih kalau terlewat?

Setelah paham akan manfaatnya, saya kembali cari tau, makanan apa sih yang banyak mengandung vitamin D? Jadi, sumber vitamin D2 bisa ditemukan pada makanan dari jenis tumbuh-tumbuhan tertentu, seperti jamur. Sedangkan vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit kita terkena sinar matahari langsung. Nah selain itu, vitamin D3 bisa kita dapatkan pada makanan laut seperti ikan laut, minyak ikan, telur, susu dan olahan susu juga. 

Karena saya bekerja, anti matahari dan tidak selalu mengkonsumsi makanan cukup gizi baik, terus anak-anakpun susah sekali makan sayur, akhirnya saya mempasrahkan diri ikhtiar menggunakan suplemen. Alhamdulillah di masa pandemi ini, suplemen-suplemen bertebaran yah ibu ibu, tinggal cari yang kualitasnya bagus dan diskon aja HAHA! Kebetulan untuk Vitamin A, E dan Zinc saya sudah rutin konsumsi karena belakangan ini sering banget jerawatan. Nah vitamin D ini yang nyaris tidak pernah saya konsumsi. Anak-anak saya pun tidak saya berikan suplemen tambahan berupa vitamin D ini, padahal penting juga ya untuk pertumbuhan mereka. Apalagi anak-anak saya nyaris tidak keluar rumah, tidak mendapatkan sinar matahari langsung juga.


Akhirnya berkat baca-baca review di Mommiesdaily.com, saya ketemu sama si Prove D3 ini. Senang luar biasa tentunya karena Prove D3 ini menyediakan suplementasi Vitamin D3 dengan dosis 1000 IU atau sekitar 25 mcg. Prove D3 tablet ini sudah mencukupi rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan yaitu sebesar 15 mcg atau setara dengan 600 IU untuk wanita dan pria dewasa. Bahkan, Prove D3 ini sudah mencukupi rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) lansia yaitu 800 IU. Selain itu, Prove D3 tablet ini juga bebas gluten lho. 




Yang lebih membahagiakan lagi adalah bahwa Prove D3 ini tersedia dalam kemasan tetes juga loh. Dan tau gak sih? Prove D3 Drops ini adalah Vitamin D3 dalam bentuk drops pertama di Indonesia dengan dosis 400 IU per tetesnya! Keren banget sungguh! Prove D3 drops ini bisa digunakan untuk anak-anak diatas 1 tahun, dewasa dan lansia juga. Untuk anak-anakku yang usia 5 dan 8 tahun, cukup 1 tetes sehari atau sesuai anjuran dokter. Less drama banget tentunya ngasih Prove D3 Drops ini ke anak-anakku. Tidak perlu khawatir karena semua produk Prove D3 sudah teregistrasi di BPOM. Kemasan drops-nya ini juga bebas gluten, bebas pewarna, perasa, pengawet buatan dan bebas alkohol. Kalau orang dewasanya mau pakai drops juga biar ringkes, bisa juga doong. Kemasan drops ini bisa awet banget karena dalam sebotol cukup untuk  450 tetes.



Setelah tiga bulanan konsumsi Prove D3 ini, saya merasa lebih fit, gak gampang capek, pegel-pegel juga jadi jarang banget. Saya dan suami merasa lebih aman beraktifitas di luar rumah, while yang dirumah juga insya Allah imunitasnya baik-baik saja.





Untuk pembelian Prove D3 ini gampang banget deh nyarinya. Dimana aja ada. Tapi karena saya masuk kategori Ibu Mager Masa Kini, saya biasa beli di Shopee aja. Belinya bisa di akun resmi Kalbe Farma atau klik link berikut ya : 


Jadi gimana, sudah langsung tinggal beli aja kan ya buibu, singkirin langsung khawatirnya dan please kasih tau kalau ada cara lain yang lebih mudah untuk penuhi kebutuhan Vitamin D3 Harianmu! Kalau saya sih udah Cuma Prove D3 aja, cara paling mudah penuhi kebutuhan harian sekeluarga! 






Love,
Continue Reading

Wednesday, March 20, 2019

Take Care of Your Baby's Skin with Love

Sepertinya semua Ibu setuju, bahwa memberikan yang terbaik kepada anak-anak kita adalah sebuah naluri yang sudah pasti dimiliki oleh setiap Ibu. Begitupun dengan saya. Flash back sedikit ke hari-hari menjelang proses persalinan anak saya yang pertama. Menjelang persalinan, saya sudah menyiapkan segala perlengkapan dan keperluan untuk bayi saya. Dari mulai baju, popok, stroller, peralatan menyusui, perlengkapan mandi sampai dengan toiletries-nya. Memilih apa-apa yang nantinya akan saya gunakan untuk bayi pada saat itu bisa dibilang gambling. Bagaimana tidak? Barang-barang bayi saat itu sangat banyak variannya dan saya harus memilih satu untuk digunakan oleh anak saya. Berbekal dengan pengetahuan saya yang memang belum banyak, review-review dari orang terdekat ditambah dengan iklan-iklan di media, akhirnya terpilihlah barang-barang yang saya yakini paling baik untuk digunakan oleh anak saya pada waktu itu.

Ternyata, ada beberapa dari pilihan tersebut yang tidak cocok digunakan oleh anak pertama saya. Yang paling saya ingat adalah toiletries. Awalnya, penggunaan toiletries pilihan saya ini tampak tidak ada masalah. Masalah baru muncul ketika anak pertama saya berusia 4 bulan. Sekujur tubuh Affan ruam-ruam dan merah sampai nyaris terlihat seperti melepuh. Duh sedih sekali rasanya. Setelah berkonsultasi dengan dokter kulit, saya disarankan untuk mengganti toiletries yang saat itu saya gunakan. Kulit bayi baru lahir ternyata masih sangat sensitif, jadi kerap kali bermasalah jika terpapar dengan bahan-bahan yang tidak alami seperti paraben atau zat pewangi yang berlebihan. Saya pun mengganti produk toiletries Affan dengan toiletries khusus untuk kulit sensitif.

Seiring bertambahnya usia Affan, saya berencana untuk mengganti toiletries khusus kulit sensitif yang digunakan Affan. Pertimbangannya adalah karena selain harganya cukup pricey, toiletries khusus kulit sensitif ini juga agak susah dicari di toko keperluan bayi. Sebelum menggantinya pun saya sempat berkonsultasi dengan dokter Affan. Menurut beliau, tidak masalah jika saya mengganti toiletries Affan dengan toiletries yang biasa, tetapi saya harus lebih cermat memperhatikan komposisinya. Karena ternyata walaupun kulit anak kita normal dan tidak sensitif, jika kita berikan toiletries yang komposisinya banyak menggunakan zat kimia, lama kelamaan kulit anak kita akan bermasalah dan menjadi lebih sensitif.

Pencarian saya pun dimulai. Saya mulai mencermati kandungan dari produk toiletries di toko-toko bayi ataupun di supermarket. Sampai akhirnya saya masuk ke Mothercare dan baru sadar bahwa mereka ternyata punya juga produk toiletries sendiri untuk bayi, rangkaian produk tersebut diberi nama All We Know by Mothercare. Rangkaian produk ini cukup lengkap, ada baby wash, baby bath milk, baby bubble bath, baby lotion, baby powder, baby oil, baby powder, baby liquid talc sampai baby nappy cream juga ada. Ketika saya cermati kandungannya, saya pun tertarik karena ternyata rangkaian produk toiletries dari Mothercare ini diformulasikan khusus dengan kandungan ekstrak olive oil dan chamomile.
Selain karena rangkaian produk All We Know by Mothercare ini terbuat dari bahan-bahan alami, kandungan olive oil dan chamomile-nya seriously membuat saya berbinar-binar. Karena setahu saya, olive oil ini kandungan bahan alaminya sangat baik untuk melembabkan kulit, mencegah diaper rash, menutrisi rambut dan kulit kepala dan mempertahankan elastisitas kulit. Sedangkan chamomile itu sendiri memiliki antioksidan aktif yang sangat tinggi, sehingga memberikan efek calming and soothing pada kulit bayi yang sangat lembut dan rentan terhadap iritasi.




Alhamdulillah sekali sampai usia menjelang lima tahun ini, Affan cocok menggunakan sabun, lotion dan shampoo dari Mothercare. Adiknya pun sejak lahir juga menggunakan rangkaian produk All We Know by Mothercare seperti Affan, ditambah dengan liquid talc dan baby nappy cream-nya.


Jadi kalau boleh saya berbagi sedikit tips dalam memilih produk toiletries yang sesuai untuk kulit bayi, tidak perlu terburu-buru menggunakan produk khusus kulit sensitif, cukup pastikan saja terlebih dahulu  bahwa produk tersebut :
  • Dapat menjaga kelembaban dan kehalusan alami kulit bayi
  • Bebas paraben dan less fragrance
  • Mengandung bahan alami yang sesuai untuk kulit bayi, seperti olive oil dan chamomile
  • Hypoallergenic
  • Sudah teruji secara dermatologis
  • Dapat digunakan oleh bayi sejak lahir

Satu poin penting lagi yang membuat saya makin yakin dan melanjutkan menggunakan rangkaian produk Mothercare adalah produk-produk ini dapat easily ditemukan di mall-mall besar. Kalau sedang tidak ada waktu bisa shop online langsung di web Mothercare, karena kadang banyak promonya.



Seperti sekarang ini sedang ada promo buy 2 get 1 free untuk seluruh rangkaian All We Know by Mothercare! Harus banget dicobain yah ibu ibu, apalagi liquid talcnya ini semacam hal esensial yang ibu ibu jaman now harus punya. Kalau ibu-ibu tulen sih biasanya setelah baca ini harusnya langsung meluncur secepat kilat ke web Mothercare terus ditimbun banyak-banyak di lemari.

Ayooo, siapa yang iya?
*angkat tangan paling depan*


Continue Reading