Sunday, November 15, 2015

Resep MPASI : Choco Mango Puding (1Y+)

Assalamualaikum,

Another pudding for Affan. Gampang banget dibuatnya dan yang pasti sehat dan enaaaak ;) Resepnya dari sini yaa, lalu dimodifikasi sedikit sama saya.





INGREDIENTS

Bahan puding mangga :
  • 1 bungkus agar-agar putih
  • 1 liter susu cair steril siap minum Morinaga Chil-Go! Vanilla
  • 250 ml jus mangga
Bahan puding cokelat :
  • 1 bungkus agar-agar putih
  • 1 liter susu cair steril siap minum Morinaga Chil-Go! Cokelat
  • 2 sdm coklat bubuk
  • 200 gram coklat batang

HOW TO

Puding coklat:
  1. Lelehkan coklat batang dan coklat bubuk.
  2. Masak agar-agar putih, susu dan air. Aduk-aduk hingga mendidih
  3. Kemudian masukan ke dalam lelehan coklat batang.

Puding mangga:
  1. Campur jus mangga, susu, agar-agar putih dan air. Aduk-aduk dengan api sedang hingga mendidih.
  2. Tuang ke loyang. Dinginkan.
  3. Tuang di atas puding cokelat yang sudah mengeras.


Hugs,
Dyta Putri

Continue Reading

Resep MPASI : Cookies Pudding (1Y+)


Assalamualaikum,

Cemilan Affan kali ini terinspirasi dari resepnya @dapurmacan. Yah dimodifikasi sedikit sama Mommy-nya gapapa yaaa ;)



INGREDIENTS

Bahan A :
  • 1 sdm agar bubuk plain
  • 250 ml susu UHT coklat (saya pakai susu cair steril Morinaga Chil-Go! Cokelat)
  • 1 sdt gula pasir (saya ga pake gula lagi karena susu cair sudah manis)
Bahan B :
  • 1 sdm agar bubuk plain
  • 250 ml UHT plain (saya pakai susu cair steril Morinaga Chil-Go! Vanilla)
  • 4 buah chocolate cookies, hancurkan
  • 1 sdt gula pasir (saya ga pake gula lagi karena susu cair sudah manis)

Topping :
  • Beberapa buah cookies, hancurkan (saya pake parutan coklat batangan)
HOW TO
  1. Masak bahan A. Tuang ke wadah. Biarkan sampai agak mengeras.
  2. Masak bahan B. Biarkan agak dingin. Campur dengan cookies, aduk rata. Tuang ke wadah.
  3. Taburi bagian atas puding dengan parutan cokelat atau cookies yang sudah dihancurkan. 
  4. Sajikan dalam keadaan dingin.
Simpel, praktis dan alhamdulillah Affan suka banget :)



Love,
Dyta Putri













Continue Reading

Saturday, November 14, 2015

Resep MPASI : Pancake (12m+)

Assalamualaikum,

Menu sarapan yang ga pernah ditolak Affan adalah pancake. Dia seneng banget sama pancake apapun toppingnya. Kali ini saya buatkan fruits pancake dan banana choco pancake untuk sarapannya di weekend ini.

Berikut resep dasar pancake yang saya gunakan sumbernya dari sini.

INGREDIENTS
  • 100 gram tepung terigu protein sedang/ serbaguna
  • 100 ml susu cair (saya pakai susu cair steril siap minum Morinaga Chil-Go! Vanilla)
  • 2 sdm butter, lelehkan
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 1 sdm gula pasir halus
  • Sejumput garam
  • 1/4 sdt baking powder

HOW TO
  1. Campur tepung terigu, gula pasir, garam, dan baking powder. Aduk rata. 
  2. Tuang campuran telur dan susu cair. Aduk sampai adonan tercampur rata dan lembut dengan spatula atau pengocok tangan (whisk). Tambahkan mentega cair, aduk kembali hingga rata. Diamkan adonan sesaat (sekitar 15 menit), aduk kembali adonan pancake saat akan dimasak.
  3. Panaskan pan / wajan dengan api sedang. Tuang sekitar 1-2 sendok sayur adonan pancake ke dalam wajan datar anti lengket selama 2-5 menit, hingga pancake terlihat mengembang atau hingga bagian bawahnya berkulit kecokelatan. Balik pancake sampai sisi satunya juga berkulit kecokelatan. Angkat. Biarkan dingin.
  4. Sajikan pancake dengan butter, taburan gula halus, siraman madu, cokelat cair, selai atau aneka buah-buahan sesuai selera.

Fruits Pancake with Mango and Dragonfruits

Banana Choco Pancake

Cheers,
Dyta Putri

Continue Reading

Tuesday, October 06, 2015

Assalamualaikum, Little Lady!

Assalamualaikum,

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah..
Our angel has fall down to earth on September 15, 2015! 






Kiannara from the words Kianna : Divine, Heavenly (Hawaii), Moon Goddess (Russia), Precious Child (Irish/Celtic), Elegant, Ladylike (Africa), God Gift (Arabic)

Kaneisha : Life (Sanskrit)


Kianna merupakan berkah dan karunia dari Allah untuk kehidupan saya, suami dan Affan. She's a strong little lady, i believe it. She's been through many hard things during the pregnancy, but thank God she's finally here. Semoga kelak dia menjadi wanita yang solehah, anggun, dan menerangi gelap dengan terangnya. Amin.

 Love,
TDP



Continue Reading

Sunday, September 27, 2015

Cerita Melahirkan Kianna


Assalamualaikum,

Haaaaai!
Aah rindu sekali nulis disini hehe.. Oh ya alhamdulillah tepat tanggal 15 September 2015 kemarin gue sudah melahirkan anak kedua gue. Alhamdulillah sekarang kami sehat dan insya Allah sehat selalu yaaa amin :)

Mau cerita sedikit dan seingetnya aja tentang persalinan kali ini. Beda sama cerita melahirkan pas Affan dulu yang memang alhamdulillah mudah sekali, kali ini lumayan perjuangan cerita melahirkannya huhu. Tapi walau perjuangan sekali, alhamdulillah tidak mengurangi kebahagiaan gue sama sekali :D

Mari kita mulai dari tanggal....

Rabu, 9 September 2015
Jadii, sejak tanggal 8 September kemarin gue udah mulai melakukan hal hal yang sekiranya bisa menginduksi persalinan secara alami. Berhubungan udah, jalan jalan daan nipple stimulation make breastpump. Nah nipple stimulation ini emang yang paling berasa efeknya, setelah pagi dan malam mainan breastpump, rabu malam ini gue merasakan kontraksi yang setelah gue itung itung sudah per 6-8 menit sekali dengan durasi diatas 30 detik. Apa rasanya kontraksi malam ini? Mules kaya mau mens campur mau pup tapi kelas akutnya. Lumayan bikin gue galau dan susah tidur walaupun yaa masi bisa tidur sih gue. Karena panik, malem malem ngeWhatsapp si dokter dan disuruh cek ke rumah sakit.

Kamis, 10 September 2015
Pagi pagi maksa suami ke RS. Sampe sana masuk ruang bersalin dan setelah dicek ga ada pembukaan dan hasil CTG menunjukkan ga ada kontraksi berarti. How can padahal semaleman gue mules sampe susah tidur tapi pas sampe ruang VK emang mules gue ilang zzzz. Akhirnya bidan ngebolehin gue pulang setelah dapet konfirmasi dari dr. Sofani. Dan si dokter menyarankan gue untuk kontrol sekalian hari ini aja karena jadwal balik kontrol gue tu besok, daripada bolak balik mending sekalian.



Pas kontrol sama dr. Sofani, gue ceritain semuanya. Dan si dokter ga percaya kalo gue belum ada pembukaan. Akhirnya di VT lagi sama dokter, dan hasilnya adalah sudah pembukaan 1 sempit dan rahim masi belum lunak. Setelah VT, di USG lah gue. Air ketuban udah mulai menipis jadii kata dokter, kita cuma bisa nunggu sampe tanggal HPLnya aja yaitu 17 September. Disuruh jalan jalan dan berhubungan terus aja selama nunggu mulesnya dateng hiksss.

Sabtu dan Minggu, 12-13 September 2015
Weekend kali ini gue habiskan dengan tawaf di mall haha. Sabtu gue masi muterin Margo City dan Minggunya gue lumayan lama tawaf di Kokas. And here it goes, Minggu malam gue mulai mules ga karuan. Setelah gue itung, mules udah 2-3 menit sekali dengan durasi diatas 40 detik. Ya Allahhhh itu rasanya pinggang kebawah mau copot dan gue jadi super cranky dirumah. Ga bisa tidur sama sekali karena tiap gue tiduran dan nyoba untuk merem, mulesnya dateng dan sakit banget. Gue belum pernah ngerasain sakit sesakit kemarin nampaknya. Alhasil tiap mules dateng, gue nepok tangan suami gue biar dia usap usap pinggang belakang dan lumayan bisa ngeredain sakitnya. And the bomb is, minggu malem setelah dari kamar mandi, lendir darah yang cukup besar gumpalannya keluar sudah. Langsung panik karena mikirnya ini sudah waktunya. Alhasil tengah malam gue dan suami ke RS lagi. Dan terkejut lah gue, karena ketika di VT masih bukaan satu aja zzzzzz. tapi pas di CTG, kedetect kontraksinya ada dan mulai intens. Akhirnya disuruh pulang lagi sama bidan dan diiyakan dr. Sofani. Saking sering gue ke ruang VK, si bidan sampe bilang gausah bayar aja dan beneran ga bayar bahahaha *sungkem*


Senin, 14 September 2015
Sepulangnya dari RS semalem, fix lah gue ga bisa tidur lagi semaleman. Udah 2 malem berarti gue ga tidur sama sekali. Badan udah lemes berasa zombie dan ini perut mulesnya makin ga karuan. Akhirnya senin pagi entah kenapa gue merasa harus ketemu sama dr. Sofani. Karena kontraksinya udah bener bener luar biasa. Dibawa tiduran dan jalan sama sama ga ada enaknya haha. Suami akhirnya mengiyakan untuk gue kontrol sama dr. Sofani senin pagi walau emang belum jadwalnya.

Seketemunya sama si dokter, gue curhat : "Dok saya galauu ini udah sakit banget udah keluar lendir darah juga tapi kok masih bukaan satu ya, i can't even sleep for two nights" Akhirnya sama dr. Sofani dicek dalem lagi dan hasilnya adalah alhamdulillah udah bukaan 2. Ya Allaaah bukaan 2 aja begini sakitnya zzzz. Dokter menyarankan gue untuk terus jalan jalan dan pulang dulu aja kerumah, walaupun rasanya gue udah ga kuat banget nahan sakitnya yang udah dateng per 2 menit sekali. Well okay, akhirnya gue pulang kerumah lagi dan tetep mengusahakan jalan jalan plus nipple stimulation lagi pake breastpump.

Senin malem, kira kira jam 10 malem, Affan udah tidur dengan susahnya karena dia kekeuh minta kelonin sama gue while gue udah aduh aduh plus keluar air mata nahan kontraksi. Pas banget Affan baru tidur, gue bangun mau ke kamar mandi dan tiba tiba gue merasa ada sesuatu yang lumayan banyak keluar dan ternyata adalah air ketuban. Panik banget karena belum pernah kaya gini sebelumnya, dan buru buru langsung lari ke RS. Sambil terus rebahan di mobil, gue meringis terus terusan sampe nangis nahan sakit tapi dalam hati girang juga, karena ini berarti proses persalinan sebentar lagi dimulai.

Sampe RS, masuk VK dan dicek dalem ternyata udah bukaan tiga lunak. Setelah itu gue dikasih anti infeksi untuk ngelindungin janin. Dokter pun ngasih tenggat waktu, paling lama besok pagi harus sudah lahir. Jeng jeng!

Selasa, 15 September 2015
Long story short, semaleman gue ngerasain kontraksi yang luar biasaaa. Ga bisa tidur sama sekali. Tapi alhamdulillah ga drama sampe nyakar nyakar suami haha. Boro boro nyakar dan teriak teriak deh, tiap kontraksi dateng gue bahkan speechless dan ga ada tenaga untuk teriak. Cuma bisa sebut "Ya Allaaah sakit banget" sama istighfar. Suami pun speechless, mungkin dia galau juga ya.

Akhirnya jam 5.30, bidan cek pembukaan lagi dan alhamdulillah udah bukaan 7. Girang banget rasanya karena tandanya sebentar lagi anak bayi keluar. Nunggu, nunggu dan menunggu, 5.40 bidan ngecek CTG dan EKG. Disinilah rasanya gue mesti mikir waras untuk ga memaksakan lahir normal. Detak jantung janin rendah banget, dibawah 100 bpm. Daaan disusul dengan hasil EKG gue yang juga rendah banget. Kalo dipikir ya detak jantung dan tensi gue drop karena yaa gue udah 3 malem ga tidur sama sekali. Akhirnya dokter menyarankan opsi SC lagi demi keselamatan kami berdua. Gue dan suami pun langsung mengiyakan karena khawatir dengan kondisi anak bayi nantinya. Gue pun merasa harus berpikir realistis, karena gue udah selemah ini, ga yakin bisa melahirkan anak bayi dengan aman dan nyaman untuk dia. Beberapa lama kemudian gue disuntikkin plus diinfus anti kontraksi buat ngilangin kontraksinya, karena gue harus nunggu suami urus semuanya. Salah satunya adalah request gue untuk langsung masang IUD pasca SC.

Setelah semua diurus, jam 07.45 gue masuk ruang OK lagi untuk kedua kalinya. Udah entah apa yang dirasa, udah lemes dan pengen buru buru selesai aja semua prosesnya. Disela sela operasi, si dokter menghibur dengan :

"Gausah galau Radieta, you did a good job. Tidur aja"

Nahaha saya ga galau dokkk saya capeeek hiks. 

Ga lama kemudian keluarlah Kianna, dia nangis kenceng banget (untungnya). Legaa dan haru semua jadi satu. Momen kelahiran Kianna ini lebih bikin gue mewek di ruang operasi. Mengingat proses kehamilan gue yang mual tanpa henti, anemia kelas akut sampe harus diinfus besi, kena cacar air dan proses melahirkan yang seperti ini. Kianna has been thru' many hard things on the pregnancy. But thank God she's here finally. Alhamdulillah sehat, putih, rambutnya lebat dan lengkap tanpa kurang satu apapun. Hebat Kianna!



Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Terima kasih teman teman yang sudah mendoakan kelancaran persalinan gue, dan terima kasih tak terhingga sekali lagi untuk dr. Sofani Munzila yang gue resein via Whatsapp terus haha. Sakit kontraksi aja ngeWhatsapp yeee gue :p Many thanks once again dok, for helping and saving us this time. Thank you for being such a very good friend on this second pregnancy. Dan tidak lupa, terima kasih RS Mitra Keluarga Depok, sudah jauh lebih baik pelayanannya terutama dari segi laktasinya. 

Semoga gue cepet pulih dan Kianna sehat selalu. Amiiiin.


See you, soon!
Dyta Putri
Continue Reading